Selasa, 12 Januari 2021

TEKS ULASAN BAGIAN 2

TEKS ULASAN BAGIAN 2

 

KEGIATAN 1

PERHATIKAN VIDEO BERIKUT

 


KEGIATAN 2

RINGKASAN MATERI TAMBAHAN TERKAIT TEKS ULASAN 

1.    Identifikasi Informasi Penting Dalam Teks Ulasan 

a.    Aspek Penting dalam teks Ulasan 

Ø  Identitas karya yang diulas

Ø  Sinopsis

Ø  Nilai Karya

Ø  Keterbacaan atau kecocokan pembaca atau penontonnya

b.    Gagasan Pokok dalam Teks Ulasan

Teks Ulasan dikembangkan berdasarkan gagasan utama atau ide pokok. Teks ulasan terdiri  atas beberapa paragraf. Setiap paragraf harus memiliki ide pokok. Ide pokok adalah topik yang dibahasa  atau diungkapan dalam bacaan. Kalimat utama merupakan kalimat berisi ide pokok. Kalimat utama  dapat di temukan di awal, akhir, awal, dan akhir, atau diseluruh paragraf. 

 

2.    Penjelasan kembali teks ulasan

a.       Maksud Teks Ulasan

Kita diharapkan mampu menambah pengetahuan, meningkatkan pemahaman, memunculkan sikap apresiatif dan memperkuat daya kritis dalam mengkritik sebuah karya.  

b.      Kelebihan dan kekurangan teks ulasan

Dalam teks ulasan sering terdapat kekurangan dan kelebihan. Kekurangan dan kelebihan teks ulasan dapat dinilai dari aspek-aspek berikut.

1)      Struktur teks ulasan tidak lengkap

2)      Isi teks ulasan tidak jelas

3)      Pemilihan kata tidak tepat

4)      Kejelasan penyampaian isi ulasan

5)      Ketepatan penggunaan bahasa dalam teks ulasan.

 

KEGIATAN 3

TUGAS SISWA 

 1. Tentuakan struktur teks ulasan berikut ini!


2. Tentukan pula kaidah kebahasaan dalam teks ulasan tersebut dengan mengisi tabel seperti berikut!



 Ketentuan mengerjakan : 

1. Kerjakan dalam buku/kertas folio. 

2. Beri identitas pada pekerjaan kalian.



Selasa, 05 Januari 2021

TEKS ULASAN BAGIAN 1

TEKS ULASAN BAGIAN 1 

 


KEGIATAN 1

PERHATIKAN VIDEO BERIKUT DENGAN SEBAIK-BAIKNYA 

 





 

 KEGIATAN 2

BACALAH CONTOH TEKS ULASAN BERIKUT


Contoh Teks Ulasan Buku

Sepatu Dahlan
Judul              : Sepatu Dahlan
Penulis           : Khrisna Pabichara
Penerbit         : Noura Books
Tahun terbit     : 1 Mei 2012
Tebal halaman : 369 halaman


Buku dengan judul “Sepatu Dahlan” ditulis oleh Khrisna Pabichara. Kisah dalam buku ini juga pernah dibuat menjadi film. Buku ini menceritakan perjuangan hidup seorang Dahlan Iskan. Ia pernah menjabat sebagai Menteri BUMN. Dahlan memiliki prinsip “Hidup, bagi orang miskin, harus dijalani apa adanya.”. Namun, keadaan hidupnya yang sulit tak menyurutkan niatnya untuk selalu bersekolah.


Buku “Sepatu Dahlan” mengisahkan tentang perjuangan Dahlan untuk sampai ke sekolah. Dahlan merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Puluhan kilometer harus ia tempuh tanpa menggunakan alas kaki. Dengan perjalanan tanpa alas kaki, kaki Dahlan lecet dan melepuh. Setelah lulus dari Sekolah Rakyat (SR), Dahlan gagal melanjutkan ke sekolah yang ia inginkan.


Di SMP, Dahlan menjadi ketua tim voli. Keinginannya untuk mendapatkan sepatu semakin besar. Namun, musibah mulai datang saat sang Ibu jatuh sakit lalu meninggal. Walaupun begitu, Dahlan tetap kuat dan semangat. Hingga pada akhirnya ia diutus untuk menjadi pelatih tim voli tersebut. Dengan upah yang lumayan besar, Dahlan mampu membeli sepatu baru.


Kelebihan yang ada di dalam novel ini yaitu menceritakan tentang besarnya semangat hidup seseorang. Walau hidup dalam keadaan yang sulit, niat dan motivasi untuk selalu menempuh pendidikan tinggi tetap ada. Namun, hal yang kurang dari novel ialah alurnya yang tidak menentu. Jika dinilai secara keseluruhan, buku ini layak dibaca untuk menambah motivasi dalam hidup.

 

KEGIATAN 3 

KERJAKAN SOAL BERIKUT 

 

Ketentuan : 

- Kerjakan semua tugas di buku tulis dengan rapi.

- Beri identitas lengkap

- Yang dirumah tugas dikumpulkan minggu depan


Kerjakan soal-soal berikut dengan tepat!

 1. Jelaskan pengertian teks ulasan?

2. Jelaskan ciri-ciri teks ulasan ?  

3. Sebutkan tujuan teks ulasan ? 

4. Sebutkan jenis teks ulasan ? 

5. Carilah sebuah teks ulasan baik dari internet atau koran! Tuliskan secara singkat!

Minggu, 08 November 2020

TEKS EKSPLANASI BAGIAN 4

 MEMBUAT TEKS EKSPLANASI 


 

KEGIATAN 1

AMATI VIDEO BERIKUT DENGAN SEKSAMA


 

KEGIATAN 2

SETELAH MENGAMATI VIDEO DI ATAS, KERJAKAN TUGAS MELALUI LINK GOOGLE FORM BERIKUT!

https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSexq1pd886r5ZyrDbCJdLqhs1azF9OfJ1biThOelPI_GPgKzg/viewform?usp=sf_link 

 

SELAMAT BELAJAR

SURAT PRIBADI DAN SURAT DINAS BAG. 1

 MENGIDENTIFIKASI SURAT PRIBADI DAN SURAT DINAS

 

KEGIATAN 1

AMATILAH VIDEO PEMBELAJARAN BERIKUT 


 


KEGIATAN 2

SETELAH MELIHAT VIDEO DI ATAS, KERJAKAN TUGAS PADA LINK BERIKUT !

https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSerMB5kHsx9m-Us9jWEh-wdCEwuuJW4WP_jvuVDQbUyEEjnKg/viewform?usp=sf_link

 

 

SELAMAT BELAJAR

 

Rabu, 28 Oktober 2020

TEKS EKSPLANASI BAG. 3

 STRUKTUR TEKS EKSPLANASI 


KEGIATAN 1

PERHATIKAN VIDEO MATERI PEMBELAJARAN BERIKUT 



KEGIATAN 2 

KERJAKAN LATIHAN SOAL BERIKUT !

https://forms.gle/QKgostm6dsZuQybw8

 

 LITERASI

https://id.wikipedia.org/wiki/Bencana_alam 

Senin, 26 Oktober 2020

PERTEMUAN KITA 1

 

M E M O R Y

By : Herman Trisna 


 

Ingatkah engkau akan jalan itu? 

Jalan dimana kita pernah melangkah bersama. 

Diantara semak dan rumput yang tak bertuan. 

Dengan langkah tak berujung. 

Derap langkap ini menghentak dengan hati yang ceria.

 Waktu itu hujan turun dengan riang. 

Tiada sedih tertuang dalam rintik hujan itu. 

Dihiasi pelangi jingga di atas awan. Memberi keindahan seisi kolong dunia. 

Titik hujan itu turun dengan senyuman manja, menghias bibir indah awan yang berserak cerah. 

Ya, itulah derap langkahku menuju keindahan dunia. 

Dimana kita pernah merajut cerita bersama bersama Dia.

“Ya, Dia”

Gadis catik asal Kawadungan Lor! pemberi semangat setiap langkah hidupku. 

Langkah dimana akan kita susuri bersama, gelap terang siap kita lewati bersama. 

Diantara jalan yang akan kita lewati, kita pastikan terang didepannya.

Teruntukmu wahai dikau penyemangat hidup ini

Yang tak lekang oleh jaman

Yang tak luntur diterpa angina

Tak jarang hati ini gundah

Saat dirumu jauh dari langkahku

Langkah dimana kita bergandeng tangan

Menuju perjuangan

Berawal dari kehadiranmu di istana hatiku, 

tak tau siapa kamu, siapa dirimu, siapa sliramu. 

Serasa hadir kesejukan di antara hati ini. 

Dengan balutan pink dan putih terpancar cahaya dan senyuman menggugah sanubari. 

Rasa yang telah lama mati suri, terbagun di antara cahaya dop merah remang  di ruang 3 x 6 itu.

Candamu membuat hati ini bahagia, 

walaupun senyum tipis itu baru sesaat aku merasakan ketenangan jiwa. 

Canda tawa itu membuatku terlarut dalam suasana bahagia, entah mengapa??? 

Sebuah rayuan buah manga sempat mendarat di dirinya. 

Warna merah segar, kusuguhkan untuk menggoda mu, menggoda hatimu. 

Satu sayatan kepada mangga mungkin menjadi canda, bias menjadi cerita. 

Kupasan manga itu menjadi bahan tawa dan Tanya. 

Mencairkan suasana dimana ruangan itu begitu tegang.

Tapi, kita tidak sendiri. Ada orang ke 3 dirungan itu. 

Itu sahabatmu, yang mengantarkanmu pada hati yang telah lama terkoyak. 

Biarlah orang ke 3 di situ, walaupun Aku belum mengenalmu terlalu jauh, 

tapi hati ini sudah begitu dekat,

Lantunan lagu rindu pun ikut mewarnai suasana malam itu, 

malam yang begitu terang, setarang hatiku. 

Malam terang ???? 

Ya, tidak setiap malam itu adalah gelap. 

Gelap itu tergantung suasana hati, 

kalau hati kita gelap di waktu terang, 

pastimya gelap akan menyelimuti hudup kita. 

Beda dengan hatiku saat itu, hatiku begitu terang olehmu.

Kita lupakan orang ke 3..........

Dimana hati ini tidak bersandar padanya, 

tidak menaruh harapan untuknya.

 Tapi Dia berbeda !!!

Berbeda dari segala yang ada!

Kau itu berbeda

Beda.

Komputerku,

Kau menjadi saksi hari ini

Dimana dia hadir dirung ini

Komputerku telah merekamnya

Dalam flopy disk

Yang saat itu tersemat di dirimu

Dalam pisau itu

Membekas sidik jarimu

Yang akan ku paksa

Untuk menjadinyata di rumahku

 

Begitulah gundah gulana bercampur bahagia malam itu, 

malam serumpun kerinduan dan seribu pengertian terjawab isi hati. 

Tertuang lagu jingga dalam memory putih yang tergores di hati. 

Satu kata tak cukup untuk memujamu, 

memuja senyummu yang menggetarkan seluruh jiwa. 

Tak tertuang dalam hati rasa ini sebeliumnya, 

tak kurangka dalam jiwa, kau tak tau asalnya. 

Semua karena orang ke 3. 

Tanpa dia, cerita syahdu malam itu tak pernah tertuang dalam dunia ini.

Semua itu belum berakhir

 

Madiun, 27 Oktober 2020

Pukul 11.07 WIB

Jumat, 23 Oktober 2020

TEKS EKSPLANASI BAGIAN 2

 INFORMASI DAN IKHTISAR ISI TEKS EKSPLANASI 

 


KEGIATAN 1

Perhatikan Video berikut dengan seksama!


 

KEGIATAN 2

Setelah memperhatikan materi di atas, kerjakan latihan soal melalui link berikut!

 https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLScfyuoY62tXKyiX-T-mE87ZA0bjq6DyTjiHoQcyFsNEG7SwqQ/viewform?usp=sf_link

TEKS PROSEDUR BAGIAN 3

 KEBAHASAAN DALAM TEKS PROSEDUR 


Ciri kebahasaan teks prosedur sebagai berikut:

1.        Menggunakan penomoran yang menunjukkan Urutan atau tahapan.

Teks prosedur menggunakan penomoran untuk menjelaskan berbagai bahan yang digunakan dalam petunjuk membuat sesuatu. Teks prosedur juga menggunakan penomoran untuk menjelaskan langkah kegiatan membuat atau melakukan sesuatu. Tujuan penomoran dalam teks prosedur adalah memudahkan pembaca atau pendengar melakukan atau membuat sesuatu agar dilakukan secara runtut

2.        Menggunakan kata yang menunjukkan perintah atau imperatif.

Kalimat imperatif adalah Kalimat yang berfungsi untuk memerintah orang lain. Kalimat imperatif memiliki ciri sebagai berikut:

a.       secara lisan kalimat imperatif diakhiri dengan intonasi turun.

b.      Secara tulisan kalimat imperatif sering diakhiri dengan tanda seru (!).

c.       Penggunaan partikel -lah.

d.      Menggunakan inversi.

e.       Pelaku tindakan kadang-kadang tidak diketahui.

3.        Menggunakan kata ganti orang kedua

Karena sebagian besar teks prosedur menggunakan kalimat imperatif, partisipan/ pembaca atau pendengar dari kalimat-kalimat tersebut adalah orang kedua. Penulis menempatkan pembaca atau pendengar sebagai partisipan teks prosedur. Pembaca atau pendengar berperan sebagai agen dari tindakan yang dikemas dalam kalimat-kalimat imperatif.

4.        Penggunaan konjungsi yang menunjukkan urutan.

Contoh: sejak, semenjak, sedari, sewaktu, ketika, tatkala, sementara, begitu, Seraya, selang, selama, sambil, demi, sesudah, setelah, sebelum, sehabis, selesai, seusai, hingga, dan sampai.

5.        Menggunakan kata keterangan.

Keterangan adalah fungsi kalimat yang mudah berpindah posisi. Keterangan berfungsi memberi informasi tambahan dalam suatu kalimat. Dalam teks tertentu, keberadaan keterangan kalimat sangat penting. Ciri-ciri keterangan sebagai berikut:

a.       keterangan bukan unsur utama kalimat.

b.      Keterangan dapat terletak di bagian awal, Tengah, dan akhir kalimat, kecuali antara predikat dan objek.

c.       Jenis keterangan meliputi keterangan tempat, waktu, alat, tujuan, cara, penyerta, perbandingan, dan sebab.

 

 

CONTOH SOAL : 

 

TEMUKAN CIRI KEBAHASAAN YANG TERDAPAT PADA TEKS PROSEDUR BERIKUT  !


MEMBUAT BATIK JUMPUTAN


 

JAWABAN :





SETELAH MEMBACA MATERI DAN CONTOH SOAL DI ATAS, KERJAKAN LATIHAN SOAL PADA LINK DI BAWAH INI!


https://forms.gle/wfrtDGdVhvxpnGdBA
 


VIDEO INI BISA KALIAN PRAKTIKKAN DI RUMAH